BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Wednesday, November 5, 2008

Jom Baca Then Timbang...


Kisah ini merupakan satu teladan kepada kita semua tentang kenapa selama ini kita sering ditimpa dugaan yang adakalanya sukar untuk kita tanggung dan terlalu menyakitkan.Sepasang datuk dan nenek pergi belanja di sebuah kedai cenderamata untuk mencari hadiah buat cucu mereka. Kemudian mata mereka tertuju kepada cawan yangcantik.

"Lihat cawan itu," kata si nenek kepada suaminya.

"Kau betul, inilahcangkir tercantikyang pernah aku lihat," ujar si datuk.

Pada ketika mereka mendekati cawan itu, tiba-tiba cangkir yang dimaksud berbicara,"Terima kasih untuk perhatian anda,perlu diketahui bahwa aku dulunya tidak cantik.Sebelum menjadi cawan yang dikagumi,aku hanyalah selonggok tanah liat yang tidak berguna. Namun suatu hari ada seorangpenjunan dengan tangan kotor melemparaku kesebuah roda berputar. Kemudian iamulai memutar-mutar aku hingga akumerasa pening. Stop ! Stop ! Aku berteriak. Tetapi orang itu berkata, 'Belum !' Lalu dia mulai menyodok dan meninju aku berulang-ulang. Stop!Stop ! teriakku lagi. Tapi orang inimasih sajameninjuku, tanpa menghiraukanteriakanku. Bahkan lebih buruk lagi iamemasukkan akuke dalam api. Panas! Panas ! Teriakkudengan kuat. Stop ! Cukup ! Teriakku lagi.Tapi orang ini berkata, 'Belum !' Akhirnya dia mengangkat aku dari api itu dan membiarkan aku sampai sejuk. Aku fikir, selesailah penderitaanku. Oh ternyata belum.Setelah sejuk aku diberikan kepada seorang wanita muda dan ia mulai mewarnai aku. Asapnya begitu memualkan. Stop ! Stop ! Aku berteriak. Wanita itu berkata, 'Belum !' Lalu ia memberikan aku kepada seorang lelaki dan ia memasukkan aku sekali lagi ke dlm api yang lebih panas dari sebelumnya ! Tolong !Hentikan penyiksaan ini ! Sambil menangis aku berteriak sekuat-kuatnya.Tapi orangini tidak peduli dengan teriakanku.

DIa terus membakarku. Setelah puas "menyiksaku"kini aku dibiarkan sejuk. Setelah benar-benar sejuk seorang wanita cantik mengangkatku dan menempatkan aku dekat kaca.

Aku melihat diriku.Aku terkejut sekali.Aku hampir tidak percaya, kerana dihadapanku berdiri sebuah cawan yang begitu cantik. Semua kesakitan dan penderitaanku yang lalu menjadi sirna tatkala kulihat diriku.

"Datuk dan nenek itu terdiam membisu.Lalu diceritakan kisah itu kepada cucunya.

Pengajaran:Seperti inilah kehidupan membentuk kita. Dalam perjalanan hidup akan banyak kita temui keadaan yang tidak menyenangkan,sakit, penuh penderitaan, dan banyak air mata.Tetapi inilah satu-satunya cara untuk mengubah kita supaya menjadi 'cantik'.Jangan lupa bahawa cobaan yang kita alami tidak akan melebihi kekuatan kita. Ertinya tidak ada alasan untuk tergoda dan jatuh dalam dosa apabila anda sedang menghadapi ujian hidup, jangan kecil hati, keranaTuhan sedang membentuk anda.Bentukan bentukan ini memang menyakitkan tetapi setelah semua proses itu selesai. Anda akan melihat betapa cantiknya Tuhan membentuk anda untuk kehidupan yang lebih baik dan bermakna di hari kemudian dan hari pembalasan(akhirat).

WAllahu a'lam

Salam Imtihan

No comments: